Seperti yang kita ketahui, Perusahaan ibarat manusia yang setiap harinya perlu makan, bekerja dan istirahat secara teratur serta terkendali. Jika metabolisme tubuh manusia tersebut tidak baik ada potensi atau kemungkinan akan menderita berbagai macam penyakit, perusahaan apapun juga seperti manusia butuh metabolisme yang baik agar dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengalami krisis. Sedangkan Orang Sukses adalah orang terorganisasi dengan baik, memiliki tujuan hidup, memiliki pengendalian diri dan cinta di dalam hatinya. Demikian juga untuk mencapai kerja yang optimal, perusahaan harus terorganisasi dengan baik, memiliki visi dan misi, memiliki daya pengendalian manajemen serta mencintai pengetahuan untuk membantu orang lain agar dapat menciptakan kondisi yang kondusif atau mendukung bagi proses pengambilan keputusan yang tepat. Salah satunya adalah harus mengetahui secara pasti apakah Sistem Pengendalian Manajemen itu.

Sistem pengendalian manajemen dapat dikatakan sebagai pengetahuan “teoritis-praktis”. Karena itu kita akan lebih mudah mencernanya kalau dalam mempelajarinya senantiasa membayangkan dan mengkaitkannya dengan perilaku manusia dalam kehidupan organisasi atau perusahaan.

Penulis telah melakukan wawancara dan penelitian dari berbagai macam sumber yang ada bahwa aturan-aturan bekerja di zaman kini tengah berubah. Kita(pekerja) dinilai atasan atau orang kepercayaan berdasarkan tolok ukur(pandangan) baru yaitu tidak hanya berdasarkan tingkat kepandaian atau berdasarkan pelatihan dan pengalaman tetapi juga berdasarkan seberapa baik kita mengelola diri sendiri dan berhubungan dengan orang lain. Tolok ukur ini semakin banyak diterapkan di setiap perusahaan atau usaha yang maju dalam memilih siapa yang boleh dibekerjakan dan siapa yang terpaksa diberhentikan, atau siapa yang dipromosikan dan yang tidak. Aturan-aturan baru ini digunakan untuk dapat menunjang perusahaan ke jalan yang lebih baik dan maju. Orang-orang menyebutnya yang menjadi bintang di tempat kerjanya, yaitu yang berhasil mengoptimalkan kerjanya serta sadar untuk selalu memperbaiki manajemen di dalam perusahaannya.

Pengetahuan yang bersifat praktis dan kondusif bagi kehidupan organisasi atau kegiatan usaha sekarang ini makin populer karena ilmu pengendalian manajemen memang dirasa mempunyai kontribusi konkret. Seiring dengan langkah maju kegiatan usaha, pengetahuan tersebut juga senantiasa mengalami penyempurnaan yang berkesinambungan. Sehingga aturan-aturan baru selalu bermunculan bahkan terdapat penghargaan bagi mereka yang berhasil mengatur manajemennya.

Kelancaran serta keberhasilan suatu proses kegiatan agar dapat mencapai tujuan yang seoptimalnya efisien dan efektif, ditentukan oleh adanya perencanaan yang matang, organisasi yang tepat, sebagai satu sistem yang harmonis untuk dikelola. Perencanaan ini merupakan sistem manajemen yang secara keseluruhan tidak dapat dilepas dari fungsi lainnya dan peranannya dirasakan sangat penting. Perencanaan merupakan suatu ikhtisar untuk menjamin agar setiap usaha dapat berjalan dengan sukses. Rencana harus diatur sebagai hasil kegiatan dalam suatu proses implementasi dari kegiatan-kegiatan yang diatur dengan metode, dalam pencapaiannya pada proses perencanaan penyusunan rencana pembangunan yang efektif, kemudian baru diikuti berbagai langkah untuk merealisasikan sebagai daya upaya mewujudkan pembangunan.

Setiap organisasi/perusahaan senantiasa mempunyai cita-cita ideal yang hendak dicapai untuk mecari citra nilai dan kepercayaan perusahaan. Citra nilai dan kepercayaan ideal ini disebut Visi organisasi. Dengan kata lain, visi merupakan wawasan luas ke masa depan dari manajemen dan merupakan kondisi ideal yang hendak dicapai perusahaan. Visi memberikan petunjuk dan ide aktual kepada manajemen dalam proses pembuatan keputusan agar setiap tindakan senantiasa berlandaskan visi perusahaan. Selanjutnya, untuk menghayati visi, diperlukan tatanan atas nilai dan kepercayaan organisasi yang bisa menjadi “pernyataan usaha” organisasi. Pernyataan usaha ini disebut Misi Organisasi. Misi bermanfaat untuk memberikan pedoman kepada manajemen dalam memusatkan kegiatannya.

Tujuan merupakan pernyataan bermakna keinginan yang dijadikan pedoman manajemen puncak perusahaan untuk meraih hasil tertentu atas kegiatan yang dilakukan dalam dimensi waktu tertentu. Tujuan berbeda dengan sasaran. Tujuan mempunyai target-target tertentu. Sedangkan Sasaran adalah pernyataan yang ditetapkan oleh manajemen puncak untuk menentukan arah organisasi dalam jangka panjang.

JH mind Mind Notes