Mengapa kita perlu ke vihara?

Kita hidup dalam dunia yang penuh dengan distraksi dan hiruk-pikuk (seperti video yang kita nonton, game yang kita mainkan, film atau iklan yang kita tonton setiap hari, perkataan negatif dari orang yang dikenal dan tidak dikenal), itu semua ibarat halnya debu yang mengotori jendela, maka pikiran kita menjadi tercemar oleh pemikiran-pemikiran negatif, kebingungan, dan kegelapan emosi.

Namun, ketika kita berkunjung ke vihara, ini seperti jendela pikiran kita dilap, kain lap ini ibarat pengetahuan tentang cara membersihkannya. Saat kita duduk dalam meditasi, mendengar dhamma dan merenungkan ajaran Buddha, itu seperti membersihkan lapisan-lapisan debu pikiran kita. Dengan setiap napas yang dalam, dengan setiap momen perenungan, kita membersihkan jendela itu satu langkah lebih bersih.

Saat jendela pikiran kita semakin bersih, kita dapat melihat dunia luar dengan lebih jelas dan tanpa hambatan. Ketika kita kembali ke vihara untuk belajar lebih banyak lagi, itu seperti kita membawa jendela kita untuk dibersihkan secara berkala. Kita dapat melihat kebaikan dalam diri kita sendiri dan orang lain. Kita dapat merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang sebelumnya mungkin tersembunyi oleh lapisan debu pikiran. Namun, ingatlah bahwa membersihkan jendela adalah tugas yang terus-menerus. Demikian pula, kita perlu menjaga pikiran kita tetap bersih melalui praktik mendegarkan dhamma dan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Buddha, yang kita pelajari dan praktikkan di vihara.

JH mind Mind Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *